Sungguh tragis nasib warga Dusun Pulau Aia, Kecamatan Tandikek, Kabupaten Padang Pariaman. Ketika mereka sedang berpesta pada Rabu (30/9), dusun mereka diguncang gempa berkekuatan 7,6 skala Richter. Akibatnya, sekitar seratus rumah mereka lenyap ditelan bumi.
Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Rustam Pakaya, Sabtu (3/10), kepada Kompas.com di RSUP M Djamil Padang mengatakan, setidaknya 400 orang yang diperkirakan hadir dalam pesta pernikahan tersebut tewas ditelan bumi akibat gempa yang bergetar beberapa puluh detik itu. “Dusun Pulau Aia sudah rata dengan tanah,” ujar Rustam.
Selengkapnya… “Innalillahi, satu desa amblas karena gempa, 400 orang terkubur hidup-hidup…” »
Seorang bayi di Kepulauan Samoa, Pasifik, yang selamat pasca bencana gempa dan tsunami, baru saja memiliki nama istimewa. Dia bernama “Tsunami”.
Bayi Tsunami baru berusia dua hari saat gempa 8,3 pada Skala Richter mengguncang pantai timur pulau di Samudra Pasifik tersebut, hingga menyebabkan gelombang tinggi yang menyapu desa Saleapaga. Seperti dikutip dari laman The Age, Jumat 2 Oktober 2009, kakek bayi tersebut berhasil menyelamatkan Tsunami.
Saat gelombang air pertama menghantam rumah, sang kakek mengangkat bayi itu tinggi-tinggi lalu lari keluar melalui pintu belakang, dan terus berlari menuju wilayah perbukitan. Setelah lari di tengah air yang terus naik di antara serpihan bangunan, mereka berhasil selamat. Keselamatan mereka tentu melegakan kedua orang tua Tsunami, Fineaso dan Terri Agaalenuu.
“Paman saya (kakek Tsunami) berhasil selamat dan begitu pula bayi kecil kami,” kata Fineaso saat berada di rumah sakit Apia, tempat Tsunami dirawat karena mengalami infeksi mata karena terkena air kotor. “Ini adalah sebuah keajaiban karena begitu banyak bayi yang tidak bisa selamat,” kata ayah baru ini bahagia.
Selengkapnya… “Wow..!! Bayi berumur 2 hari selamat dari Tsunami…” »
Anugrah dan bencana adalah kehendak Nya, demikian lagu Ebiet G Ade terdengar. Demikian pula dengan negeri ini yang terus menerus dihantam oleh bencana. Apa yang menjadi rahasianya? Inilah tulisan yang saya dapat dari email nyasar, yang katanya di tulis JG90. Ngeri juga sih. Tapi mudah2 ini adalah peringatan buat kita semua. Berikut petikan nya.
Selengkapnya… “Rahasia dibalik Gempa Sumatra Barat…” »
Pelaku percobaan pembunuhan terhadap Pangeran Mohammed bin Nayef dari Arab Saudi menyembunyikan bomnya di celana dalam. Pelaku tampaknya yakin lolos karena secara kultur, bagian tubuh yang tertutup celana dalam tabu disentuh pemeriksa.
Pihak berwenang Arab Saudi yang terlibat dalam penyelidikan percobaan pembunuhan pada Agustus itu, sebagaimana dilaporkan CNN, Kamis, mengungkapkan hal tersebut. Pangeran Nayef, Kepala Anti-Terorisme Arab Saudi, hanya menderita luka kecil akibat ledakan bom itu.
Sejumlah laporan media lokal minggu ini menyatakan, si penyerang menyembunyikan bom di dalam rektumnya (saluran usus besar yang berujung ke dubur). Namun, menurut pejabat Saudi, hal itu tidak mungkin karena, berdasarkan sejumlah faktor, antara lain, ada kilatan cahaya ketika bom meledak. Hal itu menunjukkan bahwa bom tidak disembunyikan di dalam tubuh si pelaku. Selain itu, para dokter yang diminta pendapatnya oleh pemerintah mengatakan, tingkat keracunan plastik bahan peledak akan menyulitkan pelaku membawa bom dalam waktu lama di dalam rektum.
Selengkapnya… “Busyet..!! Pengebom Pangeran Arab, bomnya di simpen di celana dalam…” »
Ada tulisan unik dari Vivanews berkaitan dengan mampus nya si gembong teror Nurdin M Top. Ini dia tulisannya.
Selengkapnya… “Aneh..? Mendagri Malaysia akan rehabilitasi Nurdin jika masih hidup…” »
Tekanan kembali dirasakan pelatih Argentina Diego Armando Maradona. Setelah dipaksa mundur dari jabatannya, kali ini gantain sesama legenda sepakbola Pele yang mencibir.
Pele melihat Maradona tidak memiliki kualitas baik sebagai pemain. Dibanding Maradona, tambah Pele, masih lebih baik Alfredo Di Stefano. Apalagi Maradona memang sering dibanding-bandingkan dengan pemain yang juga berasal dari Argentina itu.
“Maradona memang pemain hebat, tapi ia tidak bisa menendang bola dengan kaki kanan dan tak bisa menciptakan gol dengan sundulan,” ujar Pele seperti dilansir FOX News, Jumat 18 September 2009.
Selengkapnya… “Hahayy..!! Pele pun cibir Maradona…” »
Semeleketer’s