Kunjungan Obama, picu gerakan teroris untuk beraksi…

Rencana lawatan Presiden AS barack Obama makin memompa spirit Densus 88 Antiteror untuk meningkatkan operasi penyergapan Noordin M Top, hidup atau mati. Di sisi lain agenda kunjungan itu juga dikhawatirkan akan memicu adrenalin para teroris, termasuk Noordin M Top, untuk beraksi.

“Kunjungan Obama ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi sangat positif untuk mendorong kinerja Densus 88, namun disisi lain juga memompa adrenalin dan nafsu sel teror Noordin M Top untuk membunuhnya,” kata Direktur Pusat Studi Intelijen dan Keamanan Negara (SIKNAL) Dynno Chressbon.

Kunjungan Obama marak dikabarkan akan menjadi target serangan teroris di Indonesia. Namun Presiden Amerika Serikat Barack Obama dijadwalkan akan tetap melakukan lawatan ke Indonesia. Belum ada keterangan resmi dari Gedung Putih tentang rencana pembatalan (kunjungan) Obama.

Investigasi polisi terkait peristiwa bom Kuningan menunjukkan, jaringan gembong teroris Noordin M Top selain mengincar Presiden SBY juga hendak menyasar rombongan iring-iringan Presiden AS Barack Hussein Obama saat berkunjung ke Indonesia pada November. Namun, kemungkinan besar bukan ledakan bom bunuh diri yang direncanakan, melainkan penembakan. “Teroris berencana menyerang iring-iringan Obama di bandara,” ujar Dynno.

Diduga, dua dari empat orang yang masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) pihak kepolisian, Ario Sudarso dan Mohamad Syahrir, telah dilatih untuk melakukan penembakan. Tidak tanggung-tanggung, mereka dilatih menggunakan AK-47, Mini UZI, dan MK-III. Senjata terakhir, yang merupakan buatan Rusia, juga digunakan oleh kelompok Taliban di Afganistan.

Dalam hal ini, peran M Syahrir, buron yang juga kakak Saefudin Jaelani (perekrut pengebom JW Marriott), ternyata sangat strategis. Syahrir alias Aing itu dipersiapkan oleh gembong teroris Noordin M Top sebagai operator plot pengeboman. Setelah Jatiasih (Bekasi), memang ada rencana teror pesawat. Rencana itu, menurut Dynno, sebenarnya diungkap sejak penangkapan Abu Dzar di Kalimantan Timur, Juni lalu.

Syahrir diduga akan menjadi ‘jenderal’ serangan dalam pola teror model serangan World Trade Center (WTC) New York itu. Kalau untuk JW Marriott dan Ritz-Carlton, panglimanya Ibrohim. Dia orang dalam yang dua tahun memahami seluk-beluk target. “Ingat bahwa Syahrir juga ‘orang dalam’ di dunia penerbangan,” kata Dynno.

Pengamat intelijen ini menambahkan, beberapa instruktur yang melatih para calon eksekutor adalah alumni pelaku kekerasan di Ambon-Poso yang pernah dilatih di daerah Kashmir. Jaringan Noordin sudah melaksanakan pelatihan sejak Juli 2008.

“Selain Ario dan Syahrir, sejumlah veteran Poso-Ambon yang selama ini lolos dari pengejaran Densus 88 juga turut dilatih. Saat ini, diduga, mereka bersembunyi di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Riau, dan Lampung,” tambah Dynno.

Obama, mantan senator negara bagian Illinois, AS, memang diperkirakan akan mengunjungi Indonesia seusai menghadiri pertemuan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Singapura pada November 2009. Obama sendiri juga sempat mengutarakan keinginannya untuk mengunjungi Indonesia walaupun tidak merinci tanggal pastinya.

*Inilah

Random Posts:

Berita terkait

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Kalender

March 2010
S M T W T F S
« Feb    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Support by

Adsense Indonesia

Arsip Semeleket


My blog is worth $564.54.
How much is your blog worth?