
Bagi penguasa di Burma (Myanmar) John Yettaw adalah agen rahasia. Namun bagi tim pengacara dan para pengikut Aung San Suu Kyi, Yettaw adalah orang tolol yang membuat tokoh pro-demokrasi Myanmar itu kembali masuk tahanan.
Tak ada yang peduli dengan Yettaw sebelum akhirnya ditangkap polisi Burma pada 6 Mei 2009 setelah ketahuan menyusup ke rumah Suu Kyi. Tak hanya Yettaw yang ditahan. Suu Kyi dan dua asistennya juga ditangkap polisi setelah dituduh melanggar peraturan tahanan rumah dengan menerima seorang penyusup dan menampungnya selama dua hari.
Ironisnya, penahanan Suu Kyi berlangsung hanya dua pekan sebelum dia dijadwal bebas dari tahanan rumah pada 27 Mei 2009. Tak jelas, mengapa Suu Kyi mau menampung seorang penyusup, namun tak ada yang menyalahkan. Kesalahan justru diarahkan kepada Yettaw.
Gara-gara kasus itu, Suu Kyi lagi-lagi harus dipenjara di rumahnya, kali ini selama 18 bulan. Padahal dia sudah 14 tahun bolak-balik berstatus sebagai tahanan. Peluang Suu Kyi untuk ikut pemilihan umum tahun depan pun pupus.
Yettaw tak luput dari hukuman. Pria berusia 54 tahun itu dihukum penjara dan kerja paksa selama 7 tahun setelah terbukti bersalah menyusup ke rumah Suu Kyi.
Tak heran bila Yettaw disebut sebagai orang aneh dan tolol. Istrinya pun menyebut dia sebagai orang yang eksentrik.
Seperti dikutip dari laman harian The Telegraph, penganut setia aliran Mormon dan veteran militer AS ini datang ke rumah Suu Kyi dengan modal nekad. Awalnya, dia kepergok oleh dua penjaga rumah Suu Kyi di rumah dekat Danau Inya di Yangon.
Saat itu, Yettaw memakai sepasang sandal jepit, memanfaatkan dua botol plastik besar sebagai pelampung dan membawa satu tas hitam berisi antara lain senter, satu tang lipat, dan uang dua ratus dolar.
Ini bukan kunjungan pertama Yettaw. Kabarnya, November tahun lalu dia sudah mencapai rumah tersebut dengan berjalan kaki melalui sebuah saluran air terbuka. Namun pada kesempatan itu, dia gagal menemui Suu Kyi.
Namun, rasa benci para pendukung Suu Kyi atas Yettaw juga bercampur rasa iba setelah mengetahui bahwa dia menderita penyakit kronis. Pekan lalu, sebelum divonis hakim, Yettaw sempat dirawat di rumah sakit karena berulang kali terserang kejang akibat penyakit ayan atau epilepsi. Yettaw juga mengidap diabetes dan kondisinya makin parah karena dia juga menjalankan puasa menurut keyakinannya selama ditahan.

Rumah Aung San Suu Kyi di Yangon, Myanmar (AP Photo)
Apa motivasi Yettaw untuk melakukan perjalanan ganjil ini? Para pendukung Suu Kyi buru-buru mengklaim kalau Yettaw sengaja dikirim oleh junta untuk memperpanjang masa penahanan Suu Kyi yang sebenarnya akan segera berakhir.
Sedangkan menurut junta, Yettaw adalah agen rahasia Suu Kyi atau bisa jadi adalah kekasih perempuan 64 tahun tersebut. Menurut versi junta, Yettaw dikirim oleh elemen anti pemerintah, baik internal maupun eksternal, untuk menjungkalkan rezim junta militer.
Yettaw sendiri telah melontarkan alasan yang membuat banyak orang geleng-geleng kepala. Dia mengaku bertindak nekad demi membantu Suu Kyi.
Dalam sidang pengadilan Yettaw, yang berlangsung bersamaan dengan sidang Suu Kyi, dia mengaku pernah bermimpi kalau Suu Kyi bakal dibunuh. Yettaw tak bilang siapa yang ingin membunuh Peraih Nobel Perdamaian 1991 itu.
Yettaw ingin memperingatkan Suu Kyi secara langsung atas mimpinya itu. Di antara barang-barang yang dibawa Yettaw, terdapat pakaian perempuan muslim yang dijadikan bukti kalau dia ingin melibatkan Suu Kyi dalam upaya melarikan diri.
Namun, pengakuan Yettaw di pengadilan berbeda dengan versi yang diungkapkan istri keempatnya, Betty. Menurut Betty, suaminya itu pernah mengaku ingin menulis sebuah buku mengenai “pengampunan dan penyembuhan”. Untuk itu, dia ingin mewawancarai Suu Kyi.
Tampaknya, proyek penulisan buku itu merupakan salah satu respon Yettaw atas kematian satu dari delapan anaknya dalam sebuah kecelakaan motor dua tahun lalu.
Apapun motifnya, yang jelas putri Yettaw, Carley, yakin bahwa ayahnya tidak punya maksud buruk. “Dia tidak berusaha untuk membahayakan orang lain,” kata Carley.
Suu Kyi yang menganut agama Budha meminta para pendukungnya untuk tidak mencemooh kepercayaan Yettaw. “Aung San Suu Kyi mengatakan tidak menyimpan dendam kepada Yettaw atau keluarganya,” kata pengacara Suu Kyi, Nyan Win.
• VIVAnews
Random Posts:
- Tentangku
- Innalillahi, satu desa amblas karena gempa, 400 orang terkubur hidup-hidup…
- Wow..!! Ingin taklukan puncak Kilimanjaro, Abramovich pingsan…
- Aneh..? Mendagri Malaysia akan rehabilitasi Nurdin jika masih hidup…
- Busyet..!! Jennifer Connelly ML saat belanja…
- Setelah meluncurkan New Pulsar 180 DTSi, Bajaj siapkan Pulsar 350…
- Apa jadinya kalo kereta peluru ICE masuk kapal Ferry…
- MA vonis Al-Amin Nasution 8 tahun penjara…
- Ini dia foto teroris WTC New York 11 Sep 2001…
- Di duga Teroris, baku tembak hantam sebuah rumah di Mojosongo Solo…







Semeleketer’s